Sharing Is (not always) Caring

Share Button with  Hand Shaped mouse Cursor

Berbagi konten di dunia maya itu gampang banget. Tinggal klik tombol “Share” di suatu artikel atau posting blog, jadilah konten tersebut muncul di media sosial yang kita pilih. Yap, berbagi itu bagus. Tapi kalo apa-apa di-share, tanpa difilter dulu atau di-riset dulu kebenaran isinya, salah-salah bisa jadi penyebaran fitnah.

Nah kan gara-gara sekarang marak LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) salah satu merek clothing jadi kena batunya, cuma gara2 emblem “GAP”, yang, menurut sebuah artikel, kepanjangan dari Gay And Proud. Dan, timeline facebook saya penuh banget sama orang-orang yang nge-share artikel tersebut. So what’s the problem? Read more ›

Tagged with: , ,
Posted in Catatan Kecil, Sekitar Kita

Latihan Cardio, Mitos Nonsense

ca290b14878f7fa7_homer

Saya sering liat orang ngos-ngosan berlumuran keringat di treadmill berjuang menurunkan berat badan. Tanpa menyadari bahwa lari di treadmill selama 40 menit hanya membakar kira2 400 kilo kalori, itupun kalo dia lari nonstop, tanpa jalan. Padahal sekotak susu ultra milk aja terkandung 10 KILO kalori. Ya, KILO, which means, 10.000 kalori, versus 200 kilo kalori di 40 menit treadmill. So, make any sense? Nope. Read more ›

Tagged with: , , ,
Posted in Sains Populer, Sekitar Kita

Iklan Youtube Kok Lama

Pada ngerasa ngga kalo iklan di Youtube makin hari durasinya makin panjang, terutama iklan dari Indonesia? Masa sampe 4 menit? Ya untung sih ada tombol Skip Ad, tapi dalam hati cuma mbatin, emang harus ya itu iklan sampe sepanjang itu durasinya? Kenapa ngga bikin iklan yg efisien dan to the point? Bukankah itu lebih menarik dan lebih “mengena”?

Contoh nih iklan salah satu situs belanja online, isinya cerita first person tentang pelaku bisnis online. Nyeritain gimana dia memulai bisnis, merasakan keuntungan online shop, dan sebagainya, bacot lah intinya. Okelah, tapi ya masa sampe 5 menit isinya cerita doang? Uda gitu ceritanya mbosenin dan scripted banget. Berharap orang tertarik dengan cara seperti itu kayanya naif banget. Saya pernah iseng nyoba ngeliat sampe akhir. Meh banget. Mana yang muncul itu2 aja, eneg liatnya lama2.

Ada lagi iklan vendor provider GSM. Isinya nge shoot anak kecil pake kacamata ray band tiduran di rumput sambil selama hampir 5 menit nyeritain kehidupan sehari-harinya yang menurut semboyan iklannya “bahagia itu sederhana”. WTF, ini iklan ngajarin anak kecil jadi sosialita apa ya. Dan di akhir iklan, ntu anak ngasih saran kebahagiaan buat orang dewasa. WTSF — What The Super F*ck!!–

Adaa yang konyol banget, iklan motor matic. Jadi ceritanya ada motor dipajang di sebuah cafe, trus disitu diliatin pengunjung cafe yang pada tertarik ama itu motor pada nyobain naik. Nah anehnya, dideket motor itu ada cewe lagi duduk sendirian, kaya lagi ngopi. Naa si cewe ini, tiap ada pengunjung cowo yang nyoba2in itu motor, dia langsung duduk di boncengannya, trus pegangan gitu ke cowonya. We Te Eeeeffff!!! Absurd banget!!! Dan durasinya juga 5 menitan kalo ga salah.

Sering saya nyetel Youtube cuman buat dengerin lagu sambil ngerjain hal lain. Kadang gak sadar kalo lagunya ga diputer2 soalnya masi iklan, kalo iklan2 dari luar kadang menarik, dan ga terlalu panjang. Nakalo udah iklan Indoneisa, durasinya bisa lebih panjang daripada lagunya!! Mehhh….! Kata peribahasa kuno, besar pasak daripada dengkul ya.

Tagged with: , , ,
Posted in Catatan Kecil, Sekitar Kita, Teknologi

Kenapa Mahasiswa Susah Diatur

Ketika mahasiswa tidak nurut apa kata dosennya, siapa yang salah? Mahasiswanya atau dosennya? Tergantung dari sudut pandang mana. Masing-masing pihak pasti bakal membela diri. Tapi ketika mahasiswa tersebut tidak nurut hanya pada dosen tertentu saja, berarti mungkin ada yang salah dengan dosennya.

Seperti halnya berhubungan dengan rekan kerja, teman sejawat, berinteraksi dengan mahasiswa pun butuh tata krama. Disinilah kita sebagai dosen sering khilaf. Kita maunya mahasiswa nurut terhadap apa saja yang kita perintahkan. Kita jadi lupa bahwa mereka juga manusia, punya perasaan dan punya sense of trade. Anda suruh saya, saya dapat apa? Why should we do what you ask?

Akhirnya kita terapkan peraturan-peraturan. Kita berlakukan hukuman dan sanksi bagi yang melanggar. Ya betul, efektif, akhirnya mereka nurut. Tapi nurutnya karena takut, takut akan hukuman, bukan nurut karena hormat, bukan karena respect terhadap dosennya. Maka muncullah gelar dosen killer.

Maka tantangannya adalah bagaimana membuat mahasiswa respect dengan kita, para pengajar. Prinsip ini kemudian berlaku: anda hormat, kami hormat. Ketika kita respect dengan mahasiswa, maka niscaya mereka juga akan respect ke kita. Terlepas dari keluhan dari kawan dosen tentang tingkat hormat mahasiswa jaman sekarang yang cenderung menurun. Semenurun-menurunnya, tetep bisa dibangun.

Pada akhirnya tak perlulah kita berlakukan hukuman-hukuman. Sense of trade akan hilang dengan sendirinya. Tidak lagi mereka bertanya “Why should we do what you ask” tapi berganti dengan “Let us do what you ask, because we don’t want to disappoint you“. Peraturan dan sanksi tetap ada, tapi sewajarnya.

Tagged with: , , ,
Posted in Sekitar Kita

Selamat jalan Token Mandiri

Akhirnya benda kecil bernama token mandiri itu hilang juga. Saya udah merasa bahwa benda sekecil dan sejelek ini pasti suatu saat bakal ilang. Cuman saya herannya udah bertahun-tahun saya pegang itu benda, masi aja ga ilang-ilang. Ini terkait kebiasaan saya yang udah hampir jadi refleks untuk selalu ngembaliin itu benda ke kantong tas begitu selesai pake. Jadi biarpun saya tergolong orang pikun, tapi berkat bantuan refleks super ini maka benda itu tak kunjung hilang.

token-bank-mandiri

Namun apadaya saat ini benda tersebut telah pergi. Biarpun seingat saya, terakhir pakai beberapa hari yang lalu refleks saya masih bekerja baik dengan mengembalikan benda itu ke tempatnya. Namun sudah saya cari ke tiap sudut kamar, tiap slempitan-slempitan dan tiap rongga yang ada di relung hati ini *ee maksudnya kamar* ini, bahkan rela pas libur weekend saya bela-belain ke kantor siapa tau ketlisut di ruangan, eh ngga ada juga.

Baiklah mungkin memang sudah waktunya merelakan kepergiannya. Berarti next thing yang harus dilakukan adalah, minta token baru ke mbak kece pegawai Bank Mandiri terdekat.

Tagged with: , , , ,
Posted in Umum

Google Now yang Ngepo

image

Google Now ini tau aja apa yang lagi jadi concern saya sekarang. Read more ›

Posted in Umum

Heboh Tarawih Cepat

Kok pada heboh ya sama tarawih supercepat yang konon satu rakaat ga nyampe satu menit. Mbok ya biarkan aja toh mereka yang shalat. Siapa tau mereka lebih ikhlas daripada kita.

Belakangan ini memang lagi hot topic di social media gara2 ada satu video yang menayangkan shalat tarawih di suatu daerah di Indonesia itu. Entah udah berapa banyak orang yang posting video ini, yang jelas nada komentarnya merendahkan.

Padahal yang merendahkan itu belum tentu shalatnya lebih baik. Belum tentu lebih ikhlas. Belum tentu murni tanpa pamrih, tanpa riya’.

Tagged with:
Posted in Umum
Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com