Salah Kaprah Dalam Berpacaran

funny-relationship-cartoon

Hahaha saya jarang bahas cinta-cintaan. Tapi gara-gara denger curhatannya temen, saya jadi pengen berbagi beberapa kesalahan yang dilakukan seorang insan saat menjalani hubungan yang seharusnya menyenangkan ini, dan bagaimana seharusnya, menurut versi dan cara saya sendiri. Check it out.

Jangan mudah melarang
Manusia beda dengan kelinci. Kelinci ketika dikandangin maka dia pasrah dan ngga pengen nyari jalan keluar (biarpun aslinya dia pengen keluar). Ketika kamu terlalu banyak memberi larangan, maka semakin dia ingin melanggar larangan itu. Lagian kalian masih pacaran, tidak seharusnya hubungan itu menjadi sesuatu yang menghambat jalannya kehidupan kalian.

Cukup jelaskan bahwa kamu ga suka dia melakukan ini-itu. Kalau memang orangnya baik, maka dia akan sadar dan tidak melakukannya. Kalau tetep dilakukan? Ya berarti dia memang orangnya seperti itu. Tinggal terserah kamu mau terima dia yang kaya gitu atau ngga.

Jangan terlalu sering membahas mantan
Kalau bisa malah jangan dibahas sama sekali. Karena masa lalu itu udah lewat, yang perlu dibahas adalah waktu yang sekarang ini. Hubungan kalian sekarang dan kedepannya. Menceritakan mantan justru membuat dia merasa bahwa dia bukanlah satu-satunya dimatamu.

Berharap dia berubah
Pacaran adalah fase pengenalan dimana kamu akan dilihat, bisa ngga terima dia apa adanya. Manusia ngga ada yang sempurna. Mungkin dia punya kekurangan yang kamu ga bisa terima dan berusaha untuk mengubahnya. Atau malah minta dia berubah. Itu SALAH.

Berharap bisa membuat manusia berubah adalah seperti berharap datangnya hujan di gurun pasir. Kalau ternyata bisa berubah, ya baguslah. Tapi kalau tidak, yaudah kembali lagi, bisa ngga kamu terima dia apa adanya? Kalau ngga yaudah putusin aja. #yeeee gampang banget ngomongnya😀 Yah daripada jadi penyakit?

Membuat dia merasa tidak nyaman
Sebenarnya kunci dalam mempertahankan hubungan itu cuma satu : KENYAMANAN. Kalau dia nyaman sama kamu, maka dijamin, ga usah kebanyakan ngatur pun dia akan mengatur dirinya sendiri. Dia tidak akan melakukan sesuatu yang membuatmu kecewa. Penyebab ketidaknyamanan itu banyak banget. Misalnya, terlalu posesif, terlalu cerewet, berbohong, selingkuh, melakukan sesuatu yang tidak dia suka, dan sebagainya.

Kalau dia mulai jarang menghubungi, sering alasan sok sibuk kalau diajak ketemuan, atau mulai berbohong, maka itu adalah tanda-tanda ketidaknyamanan.

Biasanya orang ketika mendapati pacarnya mulai kaya gitu, maka yang dilakukan adalah semakin banyak menghubungi, semakin banyak telepon, sms, dengan alasan bahwa hubungan mulai longgar. Padahal justru itu tindakan yang SALAH.

Ketika dia dalam kondisi tidak nyaman, maka sms, telepon, pertanyaan2 yang berlebihan justru semakin membuatnya tidak nyaman. Cukup lakukan seperti biasa. Ajak dia ketemu, siapkan kejutan.

Intinya sekarang kamu posisikan seperti halnya kamu PDKT lagi sama dia, kembali dari nol. Coba ingat2, saat PDKT, maka yang kamu lakukan adalah semua demi membuat dia senang ya kan? Ngga ada tanya2 kamu dimana, sama siapa, ngapain, pulang jam berapa, dan lain sebagainya.

Kalau udah dibuat nyaman tapi tetep meleset aja, yaudah….putusin aja.

Cari yang lain.

Wong masih pacaran.

😀

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Tagged with: ,
Posted in Sekitar Kita
20 comments on “Salah Kaprah Dalam Berpacaran
  1. Klo bisa sih pacaran seumur hidup….
    Btw gambar ny serem …. hahaha

  2. aqied says:

    Hehehe kalo bisa sih dr awal jangan banyak2 koleksi mantan lah.😉
    Duren duren roti roti
    Mbiyen mbiyen saiki saiki

  3. jampang says:

    kalau bisa sekali seumur hidup😀

  4. Dyah Sujiati says:

    Pacaran itu yang enak ya kalau udah nikah. Menikah = mesra – nikmat – berkah. Yihi!

  5. misbachudin says:

    Saya bekerja dilingkungan pendidikan mas, setiap hari bertemu anak dgn usia msh belasan tahun. Suatu hari saya mendengarkn percakapan mereka kalau pacaran sudah berani bilang mama papa, padahal mereka2 ini belum tahu harga popok bayi…hadehh.

  6. fasyaulia says:

    Yang poin pertama bener banget tuh! Kalau poin pertama aja masih dilakuin, poin 2 3 4 pun akan dilakuin. Karena dalam melarang itu, pasti berhubungan sama poin 2 yaitu mantan. Misal : jangan deket sama mantan, hapus nomer mantan, blablabla dan ujung2nya bahas mantan aja terus. Lalu nanti berhubungan juga dengan poin 3, yaitu ngarep dia berubah. Misal : aku maunya kamu gini, aku maunya kamu gitu dll. Nah gara2 poin 1 2 3, jadi masuk ke poin 4 deh. Ga ngerasa nyaman.
    Lalu, putus deh.
    Hahaha.

    • xrismantos says:

      Bener banget. Jadi kalau udah mulai gejala nomor 1, pasti bakal berantai kalo ga segera disudahi. Disudahi hubungannya atau disudahi ngelarang2nya. Nice point🙂

  7. Hahah..complete dan tegas bgt tipsnya…heheh…kayanya km sering djadiin tmpt curhat ya?tipsnya professional bgt..btw ngajar dmn?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: