Leluhur Smartphone Belum Punah!

4f777e3a806b1.image

Handphone jaman sekarang kenapa diberi nama “smartphone”? Smart artinya pintar, jadi harusnya gadget yang kita bawa sehari-hari ini, pinter donk? Pinter apa sih? Pinter ngabisin pulsa dan quota internet mungkin ya😀

Smartphone, kalau iseng-iseng anda ketikkan kata ini di Google maka akan tampil deskripsinya, yang kalau dibahasa Indonesiakan : Telepon seluler yang memiliki fungsionalitas seperti komputer, biasanya punya layar lebar dan sistem operasi yang bisa menjalankan berbagai macam aplikasi. Dan ngga lupa, bisa disentuh-sentuh juga😀

Berarti, handphone lawas bin jadul yang ngga punya layar lebar dan sistem operasi disebut ngga smart donk? Alias Stupidphone? Idiotphone? Retardphone? DUMB-phone? Lalu apakah “dumbphone” bisa dikatakan punah sekarang?

Jujur, sampai sekarang saya masih nyaman pakai not-too-smart-phone, apalagi yang pakai keypad angka. Simple dan lebih “tahan banting”. Mau gimana lagi, buat mendukung kebutuhan berkomunikasi, dumbphone masih sangat mumpuni.

Sms, telepon bisa dilakukan “on the fly” ga pake lama, praktis, bisa dilakukan pakai satu tangan dan bisa disambi. Dengan smartphone kita harus konsen dan mengoptimalkan kedua tangan kita untuk bersentuh-sentuh ria dengan touchscreen-nya. Bisa sih pakai satu tangan, tapi resiko salah klik tombol dan salah ketik bikin semuanya tambah amburadul. Apalagi kalau sampai jatuh. Arggghh..

Apa daya ternyata idiot-phone kesayangan saya terpaksa diistirahatkan setelah kesekian kalinya mengalami “patah engsel”. Jatuh, keinjak, kecemplung, kekubur di pasir pantai, semua pahit dunia udah dijalaninya. Retard-phone ini udah pernah “turun ke medan perang”. Warzone-phone. Bahkan ketika di Jepang, dumbphone ini masih setia menemani dan ngga “mati gaya” secara modelnya flip kaya handphone kebanyakan orang Jepang.

R.I.P my beloved dumbphone, SonyEricsson W508

R.I.P my beloved dumbphone, SonyEricsson W508

Daaan akhirnya dua bulan yang lalu saya beli smartphone juga. Akhirnya (terpaksa) berkutat dengan layar sentuh. Ngga masalah sih soalnya udah pernah pakai tablet. Tapiii…. ya, saya memang ndeso dalam hal ini. Wkwkwk… Padahal kalau ada smarphone yang masih pake keypad angka, berapapun harganya saya buru. “Saya buru” lho ya, belom tentu beli😀 Lha kalo harganya kemahalan ya pikir2 dulu deh…

Smartphone, bagaimanapun memang ngga bisa mengalahkan dumbphone dalam hal kepraktisan. Sampai kapanpun. Dan sekarang para pabrikan smartphone mulai merilis lagi gadget2 berkelas dumbphone baru dengan target pasar low-end. Kabar baik berarti, dumbphone belum punah!

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Tagged with: , , ,
Posted in Sekitar Kita, Teknologi
22 comments on “Leluhur Smartphone Belum Punah!
  1. Ririn Setia says:

    wah ternyata smarthphone punya nenek moyang juga ya mas. Baru tahu saya:mrgreen:

  2. aqied says:

    Dulu pas ud pd pke smartphone dan aku belom, kalo dikompor2in ngelesnya : smart person needn’t any smartphone. Wkwkwkwk. kalo skrg ud pke smartphone berarti kadar smart aku turun yak?
    Tp hengpong stupid aku masi dipake kooq

  3. Dyah Sujiati says:

    Kalau pakai touchscreen, musti melihat apa yang dibuat. Aka disentuh. Kalau misal ada penjahat nih, bakal sulit banget sms minta tolong cos gak bisa lihat apa yang disentuh. Beda banget kalau pakai hp konvensional, kalau udah biasa make, sambil merem pun bisa sms curhat. Ahaha *imajinasi liar :p

  4. lazione budy says:

    haha.., saya ga mahir pakai layar sentuh, mending yg keypad ajalah.
    Nokia saya kalau ga rusak juga sepertinya ga beli ‘smartphone’.😀

  5. jampang says:

    handphone jadul emang lebih tahan banting. HP pertama saya pernah jatoh… kerendam dan tercuci di mesin cuci. mati suri beberapa hari…. eh hidup lagi😀

  6. Cahya says:

    Lha, smartphone itu memang pintar nguras isi dompet, sekali servis langsung habis isi dompet😦

  7. Thanks mas buat infonya🙂 salam kenal ya…

  8. Satu lagi kelebihan dumb phone, Mas. Ini yg paling saya suka. Batere tahan bisa sampe 3 hari. Sekarang tiap malam harus nyolok listrik…

  9. honeylizious says:

    buat smsan aku malah senang yang komuniketer (komunikasi + senter)😛

  10. Reffi Dhinar says:

    saya salah satunya pecinta candy bar hone dan qwerty phone…jempol pegel klo pke smartphone..plus ga suka yg boros batere,,hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: