Mengambang Diatas Magnet

Levitron-Revolution-Levitating-Airplane-e1321493569565Atau boso jawi-nya Magnetic Levitation adalah suatu kondisi “mengambang” yang diciptakan oleh gaya tolak-menolak antar dua kutub magnet yang sama. Masih ingat pelajaran SD tentang kutub magnet? Pernah membayangkan piring terbang yang mengambang rendah diatas tanah tanpa bantuan sayap ataupun baling-baling ala helikopter? Seperti itulah kira-kira gambaran magnetic levitation.

Tentu saja piring terbang adalah khayalan (meski ada yang bilang mereka benar2 ada). Namun teknologi magnetic levitation ini sudah lama ditemukan dan digunakan secara komersial. Di dunia perkereta-apian misalnya. Jerman adalah promotor pendahulu kereta Maglev, singkatan dari Magnetic Levitation. Kereta ini dapat melaju hingga 581 km/jam, hampir mendekati kecepatan pesawat jet penumpang berukuran sedang.

Kereta Maglev

Kereta Maglev

Kecepatan setinggi itu dimungkinkan karena kereta Maglev menggunakan rel yang tidak biasa. Bukan terdiri dari dua batang baja berjajar seperti rel tradisional, tapi rel khusus yang dikelilingi dengan pembangkit medan magnet. Dan gerbong kereta Maglev pun bukan gerbong biasa, namun juga memiliki mekanisme pembangkit medan magnet.

Kedua permukaan (gerbong dan rel) dimuati magnet dengan kutub yang sama, sedemikian kuatnya hingga daya tolak-menolak magnetnya membuat gerbong kereta “melayang” beberapa milimeter diatas permukaan rel. Meski hanya beberapa milimeter, namun dapat meminimalisir gesekan antar gerbong dengan rel sampai hampir tidak ada gesekan sama sekali kecuali dengan udara.

Penampang rel kereta Maglev dan kutub-kutub magnetnya

Penampang rel kereta Maglev dan kutub-kutub magnetnya

Tentu saja instalasi rel Maglev dan gerbongnya ini sangat mahal. Belum lagi daya listrik yang luar biasa besar untuk mensuplai magnet-magnet tersebut agar bekerja sempurna. Bayangkan kalau suatu saat mati lampu (nah kalo yang ini Indonesia banget :D), kereta yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi tiba-tiba kehilangan daya angkatnya, jatuh menggesek permukaan rel dan terbakar karena panas. Sangat berbahaya. Oleh karena itu kereta Maglev masih dilengkapi roda, antara lain untuk “lepas landas” ketika akan berangkat dan “mendarat” ketika menjelang berhenti.

Beberapa teknik "mengambang" ala maglev

Teknik “mengambang” ala maglev

Nah belakangan ini banyak diteliti penggunaan magnetic levitation di bidang selain kereta api. Contohnya untuk display figure, atau tempat pajangan. Barang-barang pajangan di toko bisa disajikan secara “mengambang” jadi kita bisa memutar-mutarnya secara horisontal maupun vertikal agar lebih leluasa melihat dari segala sisi. Ada juga yang memanfaatkannya sebagai “kasur mengambang”. NASA juga menggunakannya sebagai media ruang tanpa gravitasi.

Apalagi ya… Wajan mengambang mungkin? Jadi kita bisa menggoreng telur tanpa takut hangus dan bisa matang secara merata?๐Ÿ˜€ Atau treadmill mengambang? Jadi kita ga capek lari? Lahhh terus dimana unsur olahraganya?๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Tagged with: , , , ,
Posted in Sains Populer, Teknologi
5 comments on “Mengambang Diatas Magnet
  1. Miftah Afina says:

    Wah… nanti lama-lama sepatu juga ada yang pake kayak gituan kali, ya.๐Ÿ˜€

    kunbal, gan.๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: