Terenggutnya hak traveller oleh masa-masa liburan

Selalu ada perbedaan mencolok yang terlihat di terminal-terminal bis sepanjang masa liburan sekolah. Apa itu? Penumpang yang membanjir? Bukan. Pedagang kaki lima yang ikut libur? Bukan juga. Tambah ramai gara-gara kegiatan studi tour? Halah, ngapain juga studi tour di terminal. Bis-bis yang dihias meriah bak karnaval? Memangnya 17 agustusan. Jawabannya adalah, jalur pemberangkatan yang kosong melompong akibat kelangkaan bis.

Ya, liburan sekolah tak pernah luput dari kegiatan wisata, baik itu keluar kota, keluar propinsi ataupun keluar negeri, yang jelas kegiatan ini butuh alat transportasi untuk mengangkut para pesertanya agar bisa berangkat bareng. Salah satu cara yang paling sering ditempuh oleh panitia penyelenggara adalah…dengan mencarter bis.

Sebenarnya banyak perusahaan yang bergerak dibidang tour dan travel yang menyediakan bis khusus untuk dipakai berpariwisata. Namun jumlah perusahaan ini beserta armadanya ternyata tidak sebanding dengan permintaan yang melonjak pada masa-masa liburan. Akhirnya, perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang jasa angkutan umum pun ikut-ikutan menyewakan bis-nya untuk dipakai acara jalan-jalan ini.

Beberapa perusahaan jasa angkutan umum biasanya memiliki dua kategori armada bis, kategori pertama adalah bis yang bertarif biasa –atau bis ekonomi–, yang kebanyakan tanpa fasilitas AC dan tempat duduk yang berformasi dua-tiga, yaitu dua baris di sebelah kiri dan tiga baris disebelah kanan. Kategori kedua adalah bis cepat, atau bis malam yang berkondisi lebih bagus, dengan fasilitas AC dan tempat duduk berformasi dua-dua. Tentu saja, mayoritas yang disewakan adalah bis kategori kedua.

Bis kategori pertama

Bis kategori kedua

Disinilah hak para traveller, yang notabene pengguna jasa angkutan umum berupa bis, sedikit terenggut. Kelangkaan bis jelas menyulitkan mereka untuk melakukan perjalanan. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa mereka harus terima dengan bis-bis “sisa”, yaitu bis kategori pertama, dan berdesak-desakan dengan penumpang sesama traveller yang sama-sama tidak punya pilihan lain. Bahkan tak sedikit yang harus rela berdiri sepanjang perjalanan karena hanya itu bis yang beroperasi pada saat itu.

Belum lagi perjuangan yang sangat menyita tenaga demi memperebutkan bis yang alakadarnya tersebut. Kasihan para penumpang yang lanjut usia, atau keluarga yang harus bepergian bersama anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Atau penumpang wanita yang tak berdaya ketika harus beradu badan dengan pria-pria yang ukuran badannya lebih besar.

Hal ini seharusnya jadi perhatian pihak yang berwajib, Dinas Perhubungan, misalnya. Sepertinya harus ada regulasi yang mengatur tentang kegiatan carter-mencarter ini. Misalnya, dengan menetapkan prosentase bis dari seluruh armada yang diperbolehkan untuk disewakan. Karena siapa tahu, kepentingan yang dimiliki para traveller itu jauh lebih penting daripada kegiatan jalan-jalan para murid sekolah. Contohnya saya, yang harus berangkat dari Malang menuju Surabaya karena esok harinya harus minta acc dosen demi mengikuti sidang tesis. Wah, jadi curcol nih ujung2nya. Hehehe… Anyway, mari berharap semoga kedepannya bisa lebih baik lagi.

Gambar diambil dari Bismania dan Google.

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Tagged with: , , , ,
Posted in Sekitar Kita
2 comments on “Terenggutnya hak traveller oleh masa-masa liburan
  1. Bisa jadi lahan bisnis sebenarnya, he he he he

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: