Dibalik euforia Google+

Sejak diluncurkan beberapa minggu yang lalu, Google+ ramai dibicarakan orang disegala penjuru dunia. Ada yang menyebutnya evolusi jejaring sosial, ada juga yang tidak terima dengan julukan itu lalu membuat istilah sendiri seperti social sharing, information network, gabungan dari keduanya, gabungan ketiganya, dan sebagainya. Kebijakan Google untuk membatasi jumlah user dengan sistem invitation (yang mirip saat awal2 peluncuran Gmail) semakin menambah kesan ke-ekslusif-an dan kehebohan komunitas dunia maya.

Google mungkin memang tidak terima dengan kebesaran Facebook dan kegagalan mereka dengan Buzz dan Wave. Tapi apapun alasan Google membangun G+ ini, ada udang yang memang secara tidak langsung tersembunyi dibalik rempeyek. Google+ bisa jadi adalah salah satu cara Google mengumpulkan data pengguna internet dan memanfaatkannya untuk berbagai macam keperluan yang misterius, diantaranya “menyebar brosur” iklan dengan AdSense-nya.

Mungkin anda sudah mengetahui –dan menyadari– bahwa Google selalu menyimpan history aktifitas penggunaan browser internet anda dalam sebuah dataset yang tersimpan di komputer anda sendiri, dalam bentuk file kecil yang disebut cookies. Aktifitas itu antara lain keyword yang sering anda gunakan sebagai search term, situs yang anda kunjungi yang berasal dari result pencarian, lokasi geografis anda yang tercermin dari alamat IP, jenis browser, operating sistem, dan sebagainya. Dari data-data yang nampaknya tidak penting itu Google menjahitkan daftar iklan yang sesuai dengan kebiasaan berinternet anda. Orang yang paranoid menyebutnya, Google memata-matai anda disetiap klik.

Dengan Google+, Google akan mendapatkan informasi yang berlipat jauh lebih besar dari sekedar cookies yang “nebeng” di harddisk anda. Google akan tahu dimana tempat anda dulu bersekolah, apa makanan kesukaan anda, apa bahan gossipan anda dengan teman2 Circle anda, dimana biasanya anda check-in pada jam makan siang —kabarnya G+ juga terintegrasi dengan Google Latitude–, dan semua informasi itu tersimpan pada server Google, jadi hak milik Google. Ibaratnya sumur minyak pribadi yang siap disuling untuk mengepulkan dapurnya sendiri.

Jadi jangan heran kalau tiba-tiba di beranda Google+ anda terpampang iklan panti pijat yang letaknya beberapa blok dari tempat anda tinggal, hanya karena anda sering curhat pada Circle kerabat kerja anda kalau pinggang anda pegel-pegel setelah seharian duduk melototin layar komputer di kantor.

Bagaimanapun juga usaha Google dengan servis plus-nya kali ini terlihat benar-benar serius. Kita tunggu saja apa yang akan terjadi selanjutnya.

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Tagged with: ,
Posted in Teknologi
6 comments on “Dibalik euforia Google+
  1. inspirasi says:

    ga salah kata orang kalau Google ingin menguasai dunia. Tapi sebelum ada produk lokal yang mumpuni, saya bakal masih setia sama Om Google ini

    ditunggu lho kunjungan baliknya😀

    • xrismantos says:

      Hukum alam memang tetap berlaku di dunia maya, ibaratnya singa di hutan rimba, Google adalah “singa mutant” di hutan maya😀 terimakasih atas kunjungannya, mas Inspirasi.

  2. Kumis Jaim says:

    Sepertinya facebook akan terancam … entah inofasi apa yang akan di luncurkan facebook lagi ….. untuk menyaingi goggle+

  3. Rusa says:

    sepertinya kali ini emang serius
    kalo melihat facebook yg memuakkan, bisa saja Google+ akan berhasil membuat oprang berpaling dari Facebook

    tapi kalo Twitter rasanya blom bisa diganti dg Google+😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: