Ninety percent of Excitement and ten percent of Anxiety

Hmmm udah lama banget ya kayanya saya ga update blog ini. Bukan, bukan bermaksud menelantarkan, tapi karena terlalu banyak hal yang ingin saya tulis, menumpuk di kepala ini akhirnya ngga tau harus mulai dari mana. Seperti sebuah botol kaca yang isinya penuh dengan pasir, kalau langsung dibalik justru pasirnya akan sulit –atau mungkin malah gak sedikitpun–keluar. Dan lama2 akan semakin penuh dengan pasir2 baru hingga botolnya pecah berantakan. Oleh karena itu bagaimanapun harus dikeluarkan, sedikit demi sedikit. Ah perumpamaan yang terlalu berlebihan😛

Baiklah, kemana saja saya selama ini? Pertanyaan bagus. Selama hampir 3 minggu ini saya berada di Negeri Sakura, tepatnya di kota Kumamoto, Prefecture Kumamoto. Saya akan disini selama tiga bulan, sampai akhir Maret nanti.

Whoa…tunggu sebentar, beneran nih lagi di Jepang? Yah saya sendiri sampai sekarang masih sulit menyadari bahwa saya sedang jauh dari tempat tinggal saya sebelumnya, Malang-Surabaya, Indonesia. Saya benar2 berada disini sekarang, di sebuah negeri yang sudah lama saya impikan untuk dikunjungi. Rasanya fisik saya disini tapi pikiran saya kadang belum yakin akan keberadaan fisik ini. Kadang masih merasa takjub ketika menyadari, hey, kamu sekarang ada disini, your wish comes true! Benar-benar tidak menyangka secepat ini saya sudah berdiri di tempat ini.

Bagaimana bisa tiba-tiba tanpa mimpi di siang bolong saya berangkat kesini?

arrived at Fukuoka Airport

arrived at Fukuoka Airport

Awalnya iseng2, ada tawaran beasiswa exchange student (JASSO) untuk student research di Kumamoto University, khusus mahasiswa Master-degree IF-ITS. Syarat utamanya “cuma” TOEFL diatas 530, menyerahkan draft penelitian dan batas minimal IPK. Waktu itu saya abis bolos kuliah lama karena sakit dan hari pertama saya kembali datang ke kampus, seorang teman datang membawa kabar itu. Agak lama saya berpikir untuk ikut atau tidak, tapi akhirnya why not? It’s nothing to lose. Dapet syukur, ga dapet yaudah. Dari beberapa applicant hanya diambil 2 orang yang bener2 berangkat. Begitulah beberapa bulan kemudian akhirnya diumumkan bahwa saya terpilih. I was filled with excitement, thus anxiety. Excited, because finally the dream comes true, frightened, because it’s the first time for me going abroad.

Saya berangkat berdua, dengan satu orang teman saya yang satu jurusan di ITS yang sama2 dapat scholarship dari program yang sama. Ada sedikit masalah dengan tiket pesawat pada saat mau berangkat, but wasn’t a big deal. Justru karena itu akhirnya bisa dapet penerbangan yang lebih murah. Thanks to Thai-Airways. Rute perjalanan : Juanda-Denpasar (Lion Air); Denpasar-Bangkok-Fukuoka (Thai Airways); Fukuoka-Kumamoto (Highway Bus).

Sampai disini ternyata langsung disambut dengan dingin. Dalam arti harfiah. Memang dingin sekali ternyata musim dingin itu. Dengan suhu dibawah nol celcius, bisa dikatakan setara freezer kulkas. Berlipat2 lebih dingin daripada tempat paling dingin manapun di Malang, tempat lahir saya. Tapi tidak ada salju. Karena Kumamoto Prefecture ini termasuk Jepang bagian Selatan, lebih dekat dengan khatulistiwa; jadi tidak terlalu dingin dibandingkan Utara seperti Hokkaido, contohnya.

inside the bus

road to Kumamoto by the highway bus

Perjalanan dari Fukuoka Airport ke Kumamoto Kotsu-senta memakan waktu 1.5-2 jam by Highway Bus. Sesampainya di Kotsu-senta kami sudah ditunggu oleh tutor masing2. Tutor ini adalah mahasiswa di Kumamoto University yang akan mengarahkan kami bagaimana “survive” di Jepang. Maklum disini kami jadi orang tuna wicara, tuna rungu dan tuna aksara. Sedikit banget orang Jepang yang bisa bahasa Inggris.

at the international office

at the international office

Selama disini kami akan tinggal di Kumamoto University International House, sebuah dormitory khusus untuk foreign student. Dari kampus berjarak sekitar 1.5 kilometer, which means 20 minutes by walk and 10 minutes by bike. Untungnya saya dan teman saya dapat pinjaman sepeda dari senior yang udah lebih dulu disini dan sekarang udah pulang lagi ke Indonesia. Itulah alat transportasi utama disini, sepeda. Just like what you see in Japanese Movie/Dorama/Anime/Manga. Di ruas jalan manapun selalu ada lintasan sepeda. Bahkan kendaraan lain seperti mobil atau bus, akan mengalah sama kendaraan kayuh yang satu ini.

DSC04184

Di kampus, saya lebih sering berada di lab karena memang program JASSO ini adalah beasiswa riset. Di HICC lab saya bergabung dengan mahasiswa2 Jepang dan beberapa dari negara lain. Senang bertemu dengan banyak orang dari berbagai belahan dunia selain Jepang sendiri. Baru kemarin malam saya diajak datang ke pesta merayakan Chinese New Year yang diadakan Tan Lee, seorang Chinese guy. Awalnya saya kira pestanya akan besar, ternyata lebih mirip kumpul bareng di kamarnya dan share makanan apapun yang kita bawa. Dan untungnya dari sekian banyak makanan yang ada (dan semuanya enak, semuanya made in “bule”😀 ) tidak ada satupun yang mengandung babi. Di acara itu saya bertemu dengan orang-orang dari China, Tuvalu, Guatemala, Myanmar, Brazil, Korea. Awesome! We were having so much fun together.

Ah, tak terasa udah nulis panjang banget ya, resume selama hampir 3 minggu. Semoga yang baca ini gak jadi pusing dan mual2 jadinya😛 Mungkin posting berikutnya akan ada foto-foto (don’t mind about the ugly model, just see the beautiful scenery😀 )

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Tagged with: , ,
Posted in Catatan Kecil
11 comments on “Ninety percent of Excitement and ten percent of Anxiety
  1. Cahya says:

    He he…, itulah was-wasnya pergi ke Jepang, bahasa Inggris sudah kemelut, bahasa Jepang sama sekali ndak bisa.
    Harus sering nonton anime fansub dulu, biar terbiasa dengar bahasa mereka.

  2. kodokz says:

    wew,,,
    jadi iri….😐
    salam buat Jepang, salam buat Ultramen juga..
    hehe

  3. vany says:

    going abroad makes different perspective in our life…
    enjoy your new experiences, mas ris….🙂

    *envy*

  4. radesya says:

    hihihi… jadi tuna wicara, tuna rungu, tuna aksara? minta diajarin ja ma miku kak…. ^^

    btw dah disampein lom salam aku buat kak yui? :p

    kasih pelajaran dikit dech…

    nihon jin wa gohan o taberu mae ni “itadakimasu” to iimasu
    tabe o watta toki ni ” gochisosama” to iimasu
    asa hito ni atta toki niwa “ohayo gozaimasu” to iimasu

    shikkari benkyo dhite kudasai!!!!
    ganbatte kudasaiii!!!!😀

  5. rismanto says:

    @ Cahya : kalo denger bahasanya sih udah lumayan terbiasa mas, denger doank, ga tau maksudnya T__T

    @ Kodokz : ultramannya lagi libur nih, musim dingin soalnya dan ga ada yang jual jaket musim dingin seukuran ultraman. hihihihi

    @ Vany : yes, the experience to be an alien from far away galaxy…

    @ Rara : hmm…rara-sensei, kalo ini artinya apa : boku wa kimi ga suki😛

  6. radesya says:

    itu mah anak kecil juga bisa😛

    artina aku suka kamu😀

  7. rismanto says:

    @ rara : aku juga…

  8. takuya says:

    whaaaaaa jepppaaang ^^ aku mau ke saanaa,, mauu banget T.T kapan ya bisa ke sana

  9. rismanto says:

    @ Takuya : yuk kesini sekarang, kutunggu ya ^^

  10. fahmi says:

    manteb mas,, jepang negeri impian… oleh2 nya dung… hueeheee…..

  11. […] Tapi ada juga saat the law of attraction ini benar-benar membawa mimpi jadi kenyataan. Sudah lama saya menggemari hal-hal yang berbau Jepang. Mulai dari anime, game, komik, musik, movie dan tak lupa, cewek-ceweknya juga. Hahaha. Kemudian bagai mimpi kejatuhan durian ditengah bolong, sayapun benar-benar dapat kesempatan buat pergi kesana. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: