Makan di angkringan

Tau angkringan? Atau sebagian orang nyebutnya warkop, warteg, warung giras dan lain2. Di Surabaya banyak banget warung2 kaya gini. Penampilannya khas, biasanya warungnya berukuran kecil, bisa juga menempati bangunan semipermanen. Di bagian depannya bergelantungan krupuk2 berbungkus plastik dijual Rp 500 -an. Di mejanya ada kotak2 atau keranjang tempat gorengan atau makanan2 kecil lain. Kadang ada juga gelas2 berukuran sedang berisi air teh atau jeruk, siap diminum. Apa lagi?

Menu yang bisa dipesan ngga terlalu banyak, dan biasanya bukan menu makanan berat semisal nasi. Yang pasti ada adalah, mie instan rebus/goreng, berbagai macam minuman seperti kopi, kopi susu, es teh, es jeruk, es joshua (extra joss campur susu kental manis), pop ice, marimas, good day mocacino, dan lain2 minuman sachet-an. Saya menyebutnya angkringan karena memang yang berkunjung disitu adalah orang2 yang “nangkring” atau sekedar istirahat sejenak melepas penat, sambil menikmati rokok dan kopi. Oh ya tak ketinggalan rokok eceran dari berbagai merk ada disitu. Meski sederhana, warung-warung ini sahabat bagi siapa saja, mulai dari supir angkot, tukang becak, mahasiswa, orang biasa, karyawan, dan berbagai macam background kehidupan lainnya. Biasanya sebuah warkop memiliki pelanggan loyal. Karena sudah kenal dengan penjual atau pengunjung2 loyal lainnya, maka ngumpul disitu dan ngobrol ngalor-ngidul sudah jadi ciri khas pengunjung warkop. Cuman, jarang banget (atau bahkan ga ada) orang pacaran di angkringan hehehe….

Saya sendiri gemar ke warkop karena ada nasi bungkusannya. Dengan harga yang sangat memanjakan kocek (berkisar Rp 3000 – 4000 an) sudah lumayan buat sekedar mengisi perut. Citarasa urusan belakangan, tapi bukan berarti isinya seadanya dan rasanya ga enak. Kalau beruntung bisa dapet yang lumayan lho. Nasi bungkus ini dijual dalam bentuk sudah dibungkus kertas minyak (ada juga yg kreatif, bungkusnya pake daun pisang), dan ada keterangan tentang isinya. Biasanya berupa kode “A” untuk ayam, “B” untuk bandeng, “T” untuk telur, atau ada yang “Ayam bumbu bebek” entah saya sendiri belum pernah nyoba yang ini. Selain makan dan nangkring, bisa juga nambah2 wawasan yang didapat dari pembicaraan para “angkring-ers”. Yah…bermacam hal bisa kita dapat dari situ disamping cuma sekedar minum kopi dan makan mie instant. Coba deh ^^

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Tagged with: , , , ,
Posted in Sekitar Kita
10 comments on “Makan di angkringan
  1. liudin says:

    sedang blogwalking dan selamat tahun baru semoga ditahun depan semua impiannya dapat tercapai.

  2. RenXe says:

    thanks atas kunjungannya mas ^^ met tahun baru juga, wish you all the best.

  3. agung says:

    kalo saya pernah makan di warteg daerah jakarta pusat dekat pasar senen,selain enak tukang wartegnya juga cantik jadi sambil makan cuci mata

  4. RenXe says:

    wah mantab tuh. emang beda jawa barat ma jawa timur😀 sy dulu ada warung sate di bandung yg ngipasin sate nya cantik bgt. coba ada yg ky gitu di sby…

  5. Anas says:

    Wah, seg kesenenganku.. sego sadukan.. alias bungkusan..

  6. RenXe says:

    iyo cak. idem wes. hehehehe…

  7. Pai says:

    Mahasiswa banget nih.. hehe

  8. RenXe says:

    betul, mahasiswa miskin, lebih tepatnya😀

  9. morishige says:

    kalo di jogja sih angkringan itu yang jualan nasi kucing pake gerobak yang bentuknya khas. trus ada teko yang selalu dipanaskan oleh bara api..

    penyelamat deh kalo akhir bulan..:mrgreen:

  10. RenXe says:

    iya mas, mirip2 ma disini😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: