Jangan remehkan celengan dan recehan

koin

Jam 12 malem, tiba2 perut terasa keroncongan. Entah kenapa ya di surabaya ini perut saya jadi gampang laper. Apa gara2 hawa yang panas jadinya kalori cepat terbakar, energi pun mudah terkuras dan akhirnya ngefek ke perut? Apapun teorinya, yang jelas gara2 ini yang dulunya saya bisa berbangga2 dengan perut yang rata, sekarang sudah ngga bisa lagi *ya ga buncit2 amat sih, tp dah ga bisa dibilang rata –hiks sedihnya–* Kok bisa? yah karena insting makhluk hidup yang ketika lapar maka kakinya gatal pengen diajak cari makanan *selain itu saya juga kurang olahraga sih hehehe*

Namun ada yang unik dari cerita cari makan di malam hari. Yaitu, tiap kali makan, saya selalu bayar dengan uang receh. Seringnya koin 500an, tapi kadang juga 200an. Itulah hasil dari ngumpulin uang2 kembalian. Entah kembalian dari uang parkir, belanja di minimarket, dan lain2, selalu saya kumpulkan. Nah ketika malam tiba dan lapar menyerang, bukan dompet yang saya ambil, tapi “celengan” saya. Disitu ada bermacam2 koin receh, mulai dari 100an, 200an, sampai 500an. Saking banyaknya kadang korek-mengorek demi mengumpulkan koin 500an pun saya lakukan. Jadi jangan heran kalau tinggal di sebelah kamar kost saya, malem2 terdengar gemerincing koin seperti bajak laut yang sedang menghitung koin emas rampokan *tapi sayang, bukan koin emas yang ada tapi tembaga dan aluminium*

Lumayan, dari acara korek mengkorek itu saya bisa dapat kumpulkan 5000 rupiah, dari 10 koin 500an. Pernah juga sampai 10.000. Kadang 500an semua, kadang ada 200annya, kadang juga 200an aja, yang klo dibawa semuanya dijamin celana anda langsung kedodoran dan tiap kali melangkahkan kaki bunyinya “krincing-krincing”. Sungguh merupakan polusi suara😀

Dari segepok koin itu saya biasa beli tahu tek yang lewat depan kostan dengan harga Rp 5.000, atau kalo ga ada yg lewat dan udah ga sabaran, jalan ke depan dikit mampir warkop buat beli mie instan dobel dan es teh. Suegeerrr…!! Bahkan, dari celengan pun bisa menyelamatkan hidup saya paling ngga selama 2 hari berturut2. Karena dari situ saya masih bisa beli makan dikala bener2 tongpes. Kalau sehari 1x makan, bisa sampai 3 hari malah. Biasanya itu hasil dari “nabung” selama 2-3 mingguan. Jadi, nabung 2 minggu bonus makan 2 hari. Nah lho…lumayan kan? ^^

Begitulah… Jadi ternyata bukan cuma anak kecil aja yang perlu nabung pake celengan ‘kan? ^^
Yuk bang bing bung ehh…kita nabung…tang ting tung..eehh…jangan dihitung…tau-tau kita nanti dapat untung😀

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Tagged with: , ,
Posted in Sekitar Kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: