Momentfull Night

Ditemani nyamuk-nyamuk kelaparan, aku menunggu kabar itu datang. Kupaksakan hasratku untuk bertemu dengannya yang meluap agar tidak tumpah. Satu jam kemudian kabar itu datang setelah aku menanyakannya, namun jawabannya bukan seperti yang kuharapkan. Penundaan.

Satu setengah jam, dua jam, dua setengah jam. Akhirnya kabar yang dinanti tiba. Kupacu motorku dengan kecepatan tinggi membelah angin, tak peduli padatnya jalan yang dipenuhi makhluk-makhluk besi beroda dan mengeluarkan suara yang menderu, mengusik telinga dengan dengungannya yang memekikkan. Yang ada di benakku hanyalah seraut wajah itu, senyum itu, satu-satunya yang menenangkan hatiku dan mewarnai penglihatanku dalam hitamnya malam.

Dan akhirnya kulihat sosok itu. Tak kuasa menahan gembiranya hatiku. Dan senyumnya yang seperti biasanya, manis, terlihat bercahaya dibalik remang sinar rembulan yang tak penuh menyinari tempat pertemuan itu.

Ya, malam itu kami habiskan sedikit waktu berdua. Diatas motor, satu-satunya yang membawa kami menyisir jalanan malam. Melupakan kenyataan bahwa selama waktu penantianku ternyata dia bersama dengan ‘orang itu’, aku tak khawatir lagi. Kulupakan segala iris di dada. Angin yang berdesir pelan namun dingin dan kering, mengisyaratkan untukku sejenak melupakan kenyataan bahwa mungkin itulah saat-saat terakhir kami bersama. Genggaman tanganku tak ingin kulepaskan, rasa ini bagaikan perekat yang tak akan musnah ditelan waktu.

Manusia hanya bisa berharap dan memohon pada Sang Pencipta. Begitu pula denganku, aku berharap untuknya, jangan pergi. Itulah harapan egoisku. Tetaplah disini, temani hariku, isi dengan warna-warna yang selalu baru dari riang tawamu, manis senyummu, indah tatapan matamu, merdu suaramu. Akupun akan berjanji menjaga warnamu, menjaga hatimu, senangkan harimu. Namun harapan tetaplah harapan, tak mampu membelah hatinya yang telah mengeras kokoh pada pendiriannya. Hanya suara Sang Maha Bijaksana yang dapat melunakkannya dan menunjukkan jalan yang dipilih-Nya, bukan lain hanya untuk kebahagiaannya.

Ya Allah…bukakanlah jalan terbaik bagi kami berdua, dan mudahkanlah kami melaluinya…

Amin….

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Posted in Umum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: