Bahasa sms : trll bnyk sngktan bkin psng!!

Dulu sebelum ada handphone, terbayang-bayang, seandainya bisa bertelepon ria dimana saja dan kapan saja tanpa harus nongkrong didepan pesawat telpon atau telpon umum. Pasti keren banget. Seolah2 punya walkie talkie yang bisa menjangkau seluruh pelosok bumi. Tapi setelah gadget yang bagai mimpi itu bener2 hadir, fungsinya seakan berubah total. Dari semula alat komunikasi suara jadi alat komunikasi text singkat, alias short message service, atau SMS.

Tuntutan buat mengirim pesan sesingkat2nya dan sepadat2nya melalui sms nampaknya malah jadi keasyikan tersendiri. Dengan keterbatasan keypad yang hanya bisa memuat angka 1-9 dan terbatasnya karakter sms (hanya 160 karakter) membuat suatu kecenderungan baru dalam bertulis pesan, yaitu menyingkat kata sesingkat2nya. Yah mau gimana lagi…hanya dengan cara itu maka orang bisa seirit mungkin menekan keypad dan dalam batas 160 karakter, pesan yang ingin disampaikan pun termuat.

Nah ternyata kecenderungan itu terbawa juga di dunia selain sms.

Anda mungkin sudah sering menemui di berbagai situs jejaring sosial macam fesesbuk (baca : Facebook), friendster, twitter, plurk, dan sebagainya. Atau kadang di instan messaging macam YM, MSN, dll. Memasang status di page, mengirim komentar, menulis profil, dan lain2. Atau saya pernah nemu juga di komentar blog. Semuanya banyak dilakukan dengan penuh singkatan dan akronim yang ga jelas maksudnya (bahkan bisa menyebabkan salah paham). Namun saking sudah mendarah dagingnya bahasa sms ini, maka rasanya sudah tidak aneh lagi dan anda pun memandangnya sekilas lalu.

Padahal, kebanyakan kegiatan menulis diatas dilakukan didepan komputer atau laptop, dimana keyboardnya sudah pasti “qwerty” yang sudah tersedia semua jenis karakter dan huruf tanpa harus menekan satu tombol sebanyak 3 kali hanya untuk mengeluarkan huruf “C” atau 4 kali untuk mengeluarkan karakter titik.

Lalu mengapa harus disingkat-singkat? Untuk mempercepat waktu ngetik, kayanya ngga juga. Soalnya buat menyingkat kan diperlukan waktu buat memikirkan singkatannya. Justru lebih cepat mengetik apa adanya dengan memakai 10 jari. Apalagi untuk memadatkan pesan, belum pernah saya jumpai fasilitas comment blog atau status facebook yang membatasi 160 karakter😀 Yang jelas, cara menulis seperti ini selain tidak mendidik juga merepotkan pembacanya. Butuh waktu untuk memahami maksudnya dan ngga semua orang tau singkatan2 yang digunakan.

Well…alangkah baiknya jika sesuatu digunakan pada waktu dan tempat yang tepat ^^

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Tagged with: , ,
Posted in Sekitar Kita
8 comments on “Bahasa sms : trll bnyk sngktan bkin psng!!
  1. radesya says:

    Nah itu dia kak, kalau disingkat-singkat di sms sih nggak papa, tapi kebanyakan nulis blog juga disingkat” gitu, yang lebih nyebelin, udah disingkat, hurufnya kapital sama kecil campur aduk gitu, kadang aku suka nggak ngerti singkatannya, jadi susah baca😉

  2. RenXe says:

    iya betul ra. kalo bisa banyak kenapa harus dibikin sedikit. tul ga? ^_*

  3. Rigih says:

    di jaman saya sms masih bisa di baca
    tapi kmrn adik sepupu saya yg baru lulus SMA kirim sms ke saya, saya ga bisa bacanya!
    beuh, makinn kreatif aja anak2 sekarang

  4. RenXe says:

    @ rigih : iya. selain singkatan, struktur kata nya juga sudah dimodifikasi. bikin makin susah dipahami. yah…anak muda jaman sekarang kelebihan energi kreatif kali ya😀

  5. agoesman Rz says:

    Kadang-kadang sms disingkat bisa menghemat kata
    & bisa memuat pesan…. but asal singkatan yg
    bisa dimengerti by penerima sms.

  6. RenXe says:

    yap. kalo sms gapapa disingkat2. tapi kebiasaan itu seringkali kebawa di dunia “perkomputeran” ^^

  7. Dyah Sujiati says:

    Ahaha!
    Kukira cuma orang ‘default’ doank yang nggak suka menyingkat sms.
    Dulu pas jaman sms mahal, 350 rupiah per kirim, sy memang menggunakan singkatan yang sebegitunya. Jangan sampai kelebihan 1 karakter. Oh itu menyebalkan sekali.
    Jadi kalau sms itu bakal memakan waktu bermenit-menit.
    Haiyah!
    Sayangnya pas sms sudah murah, anak-anak jadi kreatif. Sms nggak lagi disingkat tapi justru jadi semacam sandi yang rumit. Alamak! Jadi tambah pusing.
    Mangkanya, setelah sms murah itu, sy jadi default. Nggak suka nyingkat sms. Sampai pernah diprotes, kenapa nggak sy singkat. Ahaha!

    *et dah, komen kok panjang amat*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: