Benarkah badai telah berlalu?

Badai dan angin topan yang mendera tim programmer di kantor IAO selama 3 minggu ini rasanya sudah mulai bersahabat dan berkurang sedikit demi sedikit. Masa-masa kritis sudah terlewati, installer sudah dibuat dan dibawa ke client dan didemonstrasikan. Sudah agak longgar sekarang…dibanding 2 minggu yang lalu dimana pulang kantor tengah malam dan 7 hari kerja selama seminggu sudah bukan hal yang aneh lagi buat kami. Yah…setidaknya itulah yang saya rasakan. Beberapa tugas baru kebetulan diserahkan ke programmer lain, hingga akhirnya seharian tadi saya hanya dapat tugas mengecek beberapa form dan dialog, hampir nganggur.

Tapi, benarkah badai benar-benar telah berlalu?

Rasanya tidak. Saya punya firasat bahwa sesuatu yang besar akan terjadi sebentar lagi. Apa yang akan terjadi besok? Sepertinya tidak ada yang berani meramalkannya. Manajer kami masih tertekan dengan tuntutan dari boss besar yang sebentar-sebentar menanyakan progress. Keterlaluan memang. Seharusnya sebagai seorang boss, jangan terlalu menekan bawahannya seperti itu, bukannya tambah semangat, tapi malah bikin stress dan downmood yang akhirnya ngefek ke kita-kita juga. Well…sabar yah pak manajer…semoga kerja keras anda terbayar suatu saat nanti…

Lalu, tugas apa lagi yang akan kita hadapi di hari berikutnya? Apakah badai berlalu hanya untuk mendatangkan badai yang lebih besar? Saya masih khawatir dengan style pengerjaan proyek ini yang memakai cara “quick and dirty coding” yaitu menulis kode-kode program tanpa standarisasi yang jelas, dan terkesan asal jalan. Hal ini memang mempercepat waktu pengerjaan, namun kesulitan pada saat maintenance, atau perbaikan error nantinya, apalagi kalau harus ditangani orang lain. Kapan-kapan saya akan menjelaskan lebih detail tentang quick and dirty coding ini. Kalau tidak ada badai yang lebih dahsyat menyerang, tentunya…

Lalu, badai seperti apakah yang menanti kita selanjutnya? Hanya Yang Maha Pencipta yang tahu…. Ya Allah, berikanlah kami ridho-Mu, serta kemudahan dan kekuatan dalam menjalani semua ini…

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Tagged with: , ,
Posted in Catatan Kecil
4 comments on “Benarkah badai telah berlalu?
  1. fitriyah says:

    Amiin..

    Yakinlah bahwa semua pasti akan baik-baik saja.

    Jangan berprasangka yang tidak-tidak, ingatlah Allah.
    Bahwa Aku sesuai dengan prasangkaan hamba-ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku.
    Jika engkau berprasangka bahwa akan terjadi badai yang lebih besar maka itulah yang akan engkau terima..

  2. RenXe says:

    haik haik…arigatou gozaimasu ^^
    makasih ya doanya…boku wa ganbarimasu!!

  3. radesya says:

    Kakak, aku berdoa untuk kakak, semoga badainya cepat berlalu

    apa semua pak boss seperti itu?

  4. RenXe says:

    makasih ra doanya..
    ngga semua ky gitu koq. cuman ini aja kebetulan dapet boss yg ky gitu hihihi..
    yah apa boleh buat, hanya bisa bersabar…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: