Ketika lampu lalu lintas menyala hijau

Apa yang pertama kali anda lakukan jika anda berada di balik kemudi mobil anda?
Injak kopling, masukkan gigi 1, lepas rem tangan dan gas pelan2…
Mungkin itu jawaban anda, dan ya, memang benar secara teori seperti itulah seharusnya.

Namun yang terjadi di negeri ini kadang sedikit berbeda dengan teori yang baru saja saya (dan anda) kemukakan diatas. Ketika lampu lalu lintas beranjak dari merah ke hijau (atau kadang kuning dulu) maka yang pertama kali dilakukan oleh kebanyakan pengendara adalah, menempatkan telapak kanan ke atas setir dan menkan tombol klakson.

Alhasil, sembari menunggu mobil deretan depan melaju, bukannya bersiap-siap untuk maju juga, tapi malah terjadi perang klakson di sana-sini, beraneka ragam suara bersahut-sahutan. Belum lagi kalau ada yang lambat sedikit melaju, atau bahkan mogok, wah bisa-bisa klakson alamiah (baca: umpatan) pun ikut berbicara😀 Masih mending kalau mengklakson karena memang lampu sudah hijau tapi kendaraan didepan tidak juga melaju. Saya pernah mengalami (dan sering sekali) lampu baru saja hijau, belum apa-apa sudah terdengar bunyi klakson. Nyaring.

Mengapa bisa begitu? manusia dianugerahi sifat sabar, toleransi dan berpikir logis. Namun terkadang suasana bisa mempengaruhi sifat mulia tersebut sehingga berbalik menjadi sifat negatif yang menjatuhkan. Ketika berada dalam situasi jalan raya yang serba ruwet dan cenderung meningkatkan kadar stress seseorang, ketidaksabaran menunggu kendaraan didepan melaju memicu berkurangnya kemampuan berpikir logis bahwa terkadang butuh waktu beberapa detik untuk menjalankan kendaraan dari kondisi berhenti. Dari situ berlanjut pada hilangnya toleransi terhadap pengendara yang lambat tersebut, kemudian timbul keinginan untuk mengeluarkan teguran dan egoisme, yaitu membunyikan klakson.

Padahal, membunyikannya sekencang apapun tidak akan mengubah keadaan. Yang ada malah menambah bingung pengendara yang berada didepan dan bisa-bisa malah semakin memperlambat pergerakan. Coba bayangkan jika anda yang berada didepan, pasti anda kesal dengan si pembunyi klakson..kecuali anda sudah cukup akrab dengan suara melengking tersebut dan menganggapnya musik pengantar tidur…

Mari kita sama-sama berinterospeksi…

I'm a wanderer of the seven kingdoms.

Tagged with: ,
Posted in Sekitar Kita
5 comments on “Ketika lampu lalu lintas menyala hijau
  1. immoz says:

    mengutip lawakan waktu reuni papaaku di de britto:
    “warna yang paling disukai itu warna merah… buktinya waktu di traffic light, kalo merah ditungguin… kalo hijau buru2 mau kabur!”

    penasaran juga sih apa hal ini cuma terjadi di indo… palingan di luar negri juga sama aja kalo memang manusianya harus bergerak cepat. what a rush world!!!

  2. redesya says:

    apalagi kalau terjebak macet, bukan perang klakson lagi…, tapi jengkel juga ya..

  3. renxe says:

    @ immoz : yah ga masalah sih klo emang udah waktunya ijo tp lamaa ga maju2. nah yg nyebelin klo baru aja lampu ijo nyala, udah “tin” meski cuma pendek. kesannya ky dia aja yg bisa liat klo lampu udah ijo.. -_-‘

    @ rara : iyah..klo udah macet, rasanya pengen ngangkat tu mobil digeser satu2 biar jalannya kebuka😀

  4. redesya says:

    Ah iya, apalagi di sini sering macet, aku juga pernah berpikir seperti itu…

  5. renxe says:

    emang mbak rara berdomisili dimanakah?
    macet, panas, klakson, keringat, benar2 adonan yg tepat tuk membuat hidangan stress😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Welcome!
Hi! My name is Ridwan. This is my blog, I hope you enjoy it. You can also find me there:



Use Google Chrome
Community




Tugupahlawan - Komunitas Blogger Surabaya

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang
Archives
Follow Xrismantos on WordPress.com
%d bloggers like this: